HANTU…Alas…PURWO

……welcome to dunia hantu dan jin……

doktrin yahudi itu sinting!!!!!

 

<!– <rdfescription rdf:about=”http://swaramuslim.com/flashnews.php?id=P6165&#8243; trackback:ping=”http://www.swaramuslim.com/pingserver.com?p=tb&id=6165&#8243; dc:title=”Rabbi Israel: Jangan Tunjukkan Ada Belas Kasihan pada Rakyat Palestina” dc:identifier=”http://swaramuslim.com/flashnews.php?id=P6165&#8243; /> –>

Rabbi Israel: Jangan Tunjukkan Ada Belas Kasihan pada Rakyat Palestina
Oleh : Redaksi 27 Jan 2009 – 9:00 pm

 


Pembantaian Massal terhadap Penduduk Gaza Adalah Perintah Taurat

Kebrutalan pasukan Zionis Israel dalam agresinya selama 22 hari di Jalur Gaza tidak lepas dari pengaruh pimpinan bimbingan rohani di kemiliteran Israel, Rabbi Avichai Rontzki yang memiliki pangkat kemiliteran brigadir jenderal.

Sebelum menggelar perang ke Jalur Gaza, Rabbi Rontzki membagikan sebuah booklet yang ditulis oleh Rabbi Shlomo Aviner ke seluruh tentara Israel yang isinya menyerukan agar tentara Israel tidak memberikan belas kasihan pada warga Gaza yang dianggap sebagai musuh Israel. Organisasi hak asasi manusia Yesh Din berhasil mengungkap keberadaan booklet tersebut di kalangan tentara Israel pada Senin (26/1). Dalam booklet itu, dicantumkan pernyataan Rabbi Aviner, seorang Yahudi ultra nasionalis yang mengetuai Ateret Cohanim Yeshiva di Al-Quds (Yerusalem Timur) dan menolak kompromi dengan rakyat Palestina.

Rabbi Aviner dalam pamfletnya menulis, “jika seorang tentara Israel menunjukkan adanya belas kasihnya pada musuh yang kejam maka tentara itu bukanlah tentara yang sejati dan jujur.” Aviner menyatakan bahwa tentara Israel sedang melawan “para pembunuh” dan jika para tentara itu menunjukkan belas kasihnya pada musuh makan tindakan itu merupakan “tindakan yang sangat tidak bermoral.”

Tak heran jika pasukan Zionis dengan keji membantai warga Gaza dalam agresinya yang berlangsung selama 22 hari. Akibat serangan brutal pasukan Israel, 1.350 warga Gaza syahid diantaranya 473 anak-anak dan 5.450 orang lainnya luka-luka.

Bukan hanya membantai warga sipil tak bersenjata, pasukan Israel juga menghancurkan fasilitas publik seperti rumah-rumah penduduk, kantor-kantor pemerintahan, sekolah, masjid dan rumah-rumah sakit. Pasukan Israel bahkan menggunakan senjata kimia berbahaya dalam perangnya ke Gaza.

Surat kabar Israel, Haaretz edisi Senin kemarin dalam laporannya juga menyebutkankan bahwa kelompok-kelompok sayap kiri di Israel juga ikut berperan dalam menyebarkan pamflet-pamflet berisi pesan-pesan bernuansa rasis ke basis-basis militer Israel.

“Kami menyerukan tentara-tentara Israel untuk meluangkan hidupnya dan hidup rekan-rekan mereka, serta tidak menunjukkan sikap peduli pada populasi di sekeliling mereka yang membahayakan hidup mereka,” demikian bunyi salah satu pamflet yang disebarkan kelompok sayap kiri “Kelompok Pengikut Rabbi Yitzhak Ginsburg”.

Pamflet itu menyebutkan bahwa populasi yang dimaksud (warga Gaza) bukanlah populasi yang tidak bersalah. Oleh sebab itu para tentara (Israel) diserukan agar mengabaikan doktrin dan perintah yang tidak masuk akal, yang bisa membuat mereka bingung dalam menghadapi musuh.

Pamflet lainnya ditulis oleh Rabbi Yuval Feund berisi pernyataan “Musuh-musuh kita memanfaatkan belas kasihan orang-orang Israel secara luas. Kita tidak boleh menunjukkan adanya belas kasih pada kejahatan tersebut.” Pamflet berisi kebencian terhadap rakyat Palestina itu ditemukan oleh kelompok Breaking the Silence, kelompok yang beranggotakan orang-orang Israel yang menolak perang ke Jalur Gaza.

Terkait dengan tindakan Rabbi Rontzki yang telah menyebarkan booklet berisi kebencian terhadap rakyat Palestina di kalangan tentara Israel , organisasi Yesh Din mendesak menteri pertahanan Israel untuk memecat Rabbi Rontzki sebagai pimpinan bimbingan rohani di kemiliteran Israel. (ln/iol/erm)
MITOS atau REALITA??

Jewish Zionist & Rabbi at work 

Pembantaian Massal terhadap Penduduk Gaza Adalah Perintah Taurat
Serdadu Israel yang terdiri dari para pendeta Yahudi, mendorong rezim ini untuk melakukan pembunuhan terhadap warga Gaza dengan membagikan lembaran-lembaran dari kitab Taurat, yang kandungannya menegaskan pembunuhan terhadap seluruh musuh zionis ini tanpa belas kasihan.

Kantor Berita Al-Quran (Iqna) menukil dari Kantor Berita Perancis (AFP) yang menukil dari dari salah satu Badan Pembela HAM yang melaporkan bahwa di saat penyerangan rezim ini ke Jalur Gaza, para pendeta Yahudi sekaligus sebagai serdadu rezim zionis Israel tersebut membagikan lembaran-lembaran dari kitab Taurat yang mendorong setiap individu untuk melakukan pembunuhan terhadap seluruh musuh Israel tanpa belas kasihan.
Dalam laporan ini juga disebutkan bahwa dalam lembaran ini yang tanpa merujuk pada suatu aliran apapun, menganjurkan bagi serdadu Israel berhadapan dengan musuh tanpa rasa belas kasih; yang dianggap sebagai suatu pengkhianatan bagi serdadu Israel dan memulai untuk dapat memenangkan peperangan ini dari pihak musuh.

Lembaran ini juga mengisyaratkan tentang ayat-ayat dalam Taurat yang menyebutkan bahwa Taurat memberikan perintah kepada kami tidak akan memberikan sejengkal tanah Israel kepada selain kaum Yahudi, meskipun hanya satu milimeter.

Surat kabar Israel Haaretz menyebutkan bahwa sekelompok kaum ektrim dari kalangan Yahudi membagikan selebaran kepada para serdadu Israel dan mengharapkan kepada mereka agar tidak meninggalkan Jalur Gaza serta melanjutkan penyerangan terhadap penduduk Gaza. (jicc)

Inilah ayat-ayat cinta mereka :


one million arabs are not worth a jewish fingernail

“Hanya orang-orang Yahudi yang manusia, sedangkan orang-orang non Yahudi bukanlah manusia, melainkan binatang.” (Kerithuth 6b hal.78, Jebhammoth 61a)

“Orang-orang non-Yahudi diciptakan sebagai budak untuk melayani orang-orang Yahudi.” (Midrasch Talpioth 225)

“Angka kelahiran orang-orang non-Yahudi harus ditekan sekecil mungkin.” (Zohar II, 4b)

“Orang-orang non-Yahudi harus dijauhi, bahkan lebih daripada babi yang sakit.” (Orach Chaiim 57, 6a)

“Tuhan (Yahweh) tidak pernah marah kepada orang-orang Yahudi, melainkan hanya (marah) kepada orang-orang non-Yahudi.” (Talmud IV/8/4a)

“Di mana saja mereka (orang-orang Yahudi) dating, mereka akan menjadi pangeran raja-raja.” (Sanhedrin 104a)

“Terhadap seorang non Yahudi tidak menjadikan orang Yahudi berzina. Bisa terkena hukuman bagi orang Yahudi hanya bila berzina dengan Yahudi lainnya, yaitu isteri seorang Yahudi. Isteri non-Yahudi tidak termasuk.” (Talmud IV/4/52b)


non jewish is not human

“Tidak ada isteri bagi non-Yahudi, mereka sesungguhnya bukan isterinya.” (Talmud IV/4/81 dan 82ab)

“Orang-orang Yahudi harus selalu berusaha untuk menipudaya orang-orang non-Yahudi.” (Zohar I, 168a)

“Jika dua orang Yahudi menipu orang non-Yahudi, mereka harus membagi keuntungannya.” (Choschen Ham 183, 7)

“Tetaplah terus berjual beli dengan orang-orang non-Yahudi, jika mereka harus membayar uang untuk itu.” (Abhodah Zarah 2a T)

“Tanah orang non-Yahudi, kepunyaan orang Yahudi yang pertama kali menggunakannya.” (Babba Bathra 54b)

“Setiap orang Yahudi boleh menggunakan kebohongan dan sumpah palsu untuk membawa seorang non-Yahudi kepada kejatuhan.” (Babha Kama 113a)


IDF is praying

“Kepemilikan orang non-Yahudi seperti padang pasir yang tidak dimiliki; dan semua orang (setiap Yahudi) yang merampasnya, berarti telah memilikinya.” (Talmud IV/3/54b)

“Orang Yahudi boleh mengeksploitasi kesalahan orang non-Yahudi dan menipunya.” (Talmud IV/1/113b)

“Orang Yahudi boleh mempraktekan riba terhadap orang non-Yahudi.” (Talmud IV/2/70b)

“Ketika Messiah (Raja Yahudi Terakhir atau Ratu Adil) dating, semuanya akan menjadi budak-budak orang-orang Yahudi.” (Erubin 43b)

Ketaatan mutlak kepada para rabbi sebagai pemegang otoritas tafsir Talmud. “Barangsiapa tidak taat kepada rabbi mereka akan dihukum dengan cara dijerang dalam kotoran manusia yang mendidih di neraka”. Erubin 2b.

Boleh melakukan kejahatan asal tidak dikenali sebagai Yahudi. “Bilamana seorang Yahudi tergoda untuk melakukan kejahatan (zina[?]), maka hendaklah ia pergi ke suatu kota di mana ia tidak dikenal orang, dan lakukanlah kejahatan itu di sana”. Moed Kattan 17a.


pray while killing

Menganiaya orang Yahudi dianggap kafir dan pelakunya harus dibunuh, tapi tidak sebaliknya. “Jika seorang kafir menganiaya orang Yahudi, maka dia harus dibunuh”. Sanhedrin 58b.

Orang Non-Yahudi adalah budak pekerja sukarela. “Seorang Yahudi tidak wajib membayar upah kepada orang kafir yang bekerja kepadanya”. Sanhedrin 57a.

Di mata hukum, orang Yahudi memiliki kedudukan lebih tinggi dari pada Non-Yahudi. “Jika lembu seorang yahudi melukai lembu orang Kan’an, tidak perlu ada ganti rugi. Jika lembu orang Kan’an melukai lembu orang Yahudi, maka orang itu wajib membayar ganti rugi sepenuh-penuhnya”. Baba Kamma 37b.

Harta benda milik orang Non-Yahudi adalah hak milik yang halal bagi orang Yahudi. “Tuhan tidak mengampuni orang yahudi yang mengawinkan anak perempuannya kepada orang tua, atau memungut menantu bagi anak laki-lakinya yang masih bayi, atau mengembalikan barang hilang milik orang Cuthea (kafir, bukan Yahudi)”. Sanhedrin 57a.

Mencuri dan membunuh orang Non-Yahudi adalah halal. “Jika seorang Yahudi membunuh seorang Cuthea, tidak ada hukuman mati. Apa yang dicuri oleh seorang Yahudi boleh dimilikinya”. Sanhedrin 57a. “Kaum kafir adalah di luar perlindungan hukum dan Tuhan membukakan uang mereka untuk Bani Israel”. Baba Kamma 37b.


IDF at Wailing Wall

Segala tipu daya untuk kepentingan Yahudi adalah halal. “Orang Yahudi boleh berdusta untuk menipu orang kafir”. Baba Kamma 113a.

Bangsa Non-Yahudi adalah najis dan setara dengan binatang. “Semua anak keturunan orang kafir (bukan Yahaudi) tergolong sama dengan binatang”. Yabamoth 98a. “Anak perempuan orang kafir (bukan Yahudi) sama dengan ‘niddah’ (najis) sejak lahir”. Abodah Zarah 36b. “Orang kafir (bukan Yahudi) lebih suka berhubungan seks dengan lembu”. Abodah Zarah 22a-22b.

Bangsa Yahudi adalah manusia pilihan sedang Non Yahudi adalah sampah yang mesti dimusnahkan. “Engkau disebut manusia (Adam), tetapi ‘goyim’ tidak disebut sebagai manusia”. Ezekiel 34:31. “Inilah kata-kata dari Rabbi Simeon ben Yohai, ‘Tob shebe goyim harog’ (Bahkan goyim yang baik sekalipun seluruhnya harus dibunuh)”. Perjanjian Kecil, Soferim 15, Kaedah 10.
Z.A. Maulani, Zionisme: Gerakan Menaklukkan Dunia

Inilah sebagian kecil dari ayat-ayat hitam Talmud. Inilah landasan ideologis kaum Zionis dalam hidupnya. Setiap hari Sabtu yang dianggap suci (Shabbath), mereka mendaras Talmud sepanjang hari dan mengkaji ayat-ayat di atas. Mereka menganggap Yahudi sebagai ras yang satu-satunya berhak disebut manusia. Sedangkan ras di luar Yahudi mereka anggap sebagai binatang, termasuk orang-orang liberalis yang malah melayani kepentingan kaum Zionis. (eramuslim/ZAM)

beberapa menit sebelumnya …………………

Prosesi keagamaan pembantaian berdasarkan ayat ayat cinta Talmud

yang sebelumnya, Memberikan Kesempatan Kepada Anak Anak Israel

SEND A LETTER TO PALESTINIAN KID, WITH L-O-V-E


Love Letter ready to be delivered…..

SHOCK & AWE
Pembantaian Gaza : Tempat Uji Coba Senjata AS

DAN ANAK ANAK PALESTINA MENERIMA NYA….

Januari 27, 2009 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: