HANTU…Alas…PURWO

……welcome to dunia hantu dan jin……

strategi perang dakwah kaum salibi

 Assalammu’alaikum…
tadi sewaktu ana blog-walking,ana menemukan artikel yang cukup membuat kita termenung dan membuat kita waspada..
semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua..
***************************************************
kalung-salib2b

“Sebahagian besar Ahli Kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang (timbul) dari diri mereka sendiri, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka ma’afkanlah dan biarkanlah mereka, sampai Allah mendatangkan perintah-Nya[82]. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.”
(QS.al-Baqarah [2]:109).

[82]. Maksudnya: keizinan memerangi dan mengusir orang Yahudi.

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Hay bin Akhtab dan Abu Jasir bin Akhtab termasuk kaum Yahudi yang paling hasud terhadap orang Arab, dengan alasan Allah telah mengistimewakan orang Arab dengan mengutus Rasul dari kalangan mereka. Kedua orang bersaudara itu bersungguh-sungguh mencegah orang lain masuk Islam. Maka Allah menurunkan ayat ini (S. 2: 109) sehubungan dengan perbuatan kedua orang itu.
(Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Sa’id atau ‘Ikrimah yang bersumber dari Ibnu Abbas.)

JALUR-JALUR STRATEGI DITERAPKAN DANGAN BERBAGAI CARA

1. MELALUI INVASI KEBUDAYAAN, dengan mempengaruhi pola pikir

a. Strategi ini diterapkan karena ada ajaran dalam Matius 9: 37-38à tahun 2006 ditetapkan sebagai tahun penunaian besar-besaran=tahun pemurtadan. Dengan meminjam tenaga dari orang Islam yang berpola pikir bebas tanpa batas untuk dijadikan corong pengaburan ajaran islam. Seringkali yang dijadikan senjata adalah ayat al-qur’an surat al-baqarah 62/al-maidah:69 dalih bahwa semua agama itu sama, atau al-maidah:5 dijadikan legalitas kawin campur.

b. Sampai saat ini strategi Snaugh Horgronye masih diterapkan, yakni menghadapi kaum muslimin bukan dengan kekerasan tetapi merusak Islam dari dalam dengan cara

1) Pendangkalan aqidah, yang ditonjolkan adlah mistiknyam khurafat agar mendekati syirik.

2) Menjauhkan umat Islam dari ajaran Islam yang sebenarnya, hindarkan mereka menghindari ayat al-qur’an tetapi doronglah pada lagu qiraatnyaà kadang kita terjebak pada tadarus pada percepatannya bukan pada tadarus lafdhiyyah (perhatian pada makhraj dan tajwid dan sangat kurang pada tadabbur (pencermatan) ayat dikaitkan dengan ayat lain atau hadist, mungkin dirunut juga asbabun nuzulnya. Diperkuat dengan pernyataan missionaris Zwemmer pada Konferensi Missionaris :

“misi kita bukan menghancurkan muslim, tetapi memisahkan mereka dari ajaran Islam, agar menjadi muslim yang tidak berakhlak, dengan begitu akan membuka kemenangan imperialis di negeri Islam. Tujuan kalian dalma missionaris memepersiapkan generasi baru sesuai kehendak penjajah.

3) Merusak moral angkatan muda Islam

a) Atas nama anak gaul, anak Islam dibujuk senang pada pesta valentine dan halowen yang kadang mengarah pada kebebasan pergaulan.

b) Kasus Doulos anak-anak Muslim yang dicekoki miras dan narkoba bahkan pengakuan John F. Tenker dari Manado (informasi Ulil Albab, Kodiran Salim) bahwa narkoba merupakan alat yang merusak kaum muda Islam, meski dalam hal ini sulit dibuktikan

2. MELALUI INVASI KEKERASAN, cara yang diterapkan adalah dengan:

a. Psywar berupa teror dan pembentukan opini bahwa Islam adalah identik dengan kekerasan, dengan penggunaan ayat-ayat al-Qur’an tentang peperangan dan menunjukkan beberapa kesadisan yang dilakukan Islam(contoh film fitnah)

b. Menimbulkan konflik di daerah-daerah tertentu seperti Maluku dan Poso

c. Penculikan dan dicuci otaknya gadis MAN di Padang, Akbid ‘Aisyiyah di Jawa barat, Mahasiswa di Lampung, dst

3. MELALUI JALUR EKONOMI. dengan jargon pengentasan kemiskinan sangat strategis untuk pemurtadan, memberikan bantuan kepada yang membutuhkan berupa:

a. Pemberian atau peminjaman modal

b. Bantuan/pembebasan SPP

c. Bantuna menyalurkan tenaga kerja

d. Pembagian sembako/ bahkan ada yang berani menggunakan bingkisan lebaran

e. Pemberdayaan masyarakatàACT, Action Church together

4. MELALUI PENDIDIKAN

a. Secara terang-terangan menolak sikdiknas terutama pasal penyediaan guru agama yang sejenis agama anak didik.

b. Mendirikan beberapa perguruan tinggi yang mengajarkan Islamologi sebanyak 36-40 SKS seperti Institut Teologi Kalimatullah(ITK) pimpinan Josias Lengkong, sekolah Tinggi Teologi(STT), Apostolos pimpinan Yusuf Roni. Mereka memiliki ayat-ayat favorit dari al-Qur’an untuk legalisasi ajaran mereka. Dengan persiapan matang mendompleng kajian bersama dan mengetengahkan ayat-ayat al-Qur’an yang dijadikan senjata untuk memukul umat Islam

c. Program Asrama Daniel, Salatiga: Beasiswa Info Internasional

5. JALUR POLITIK. Melalui politik praktis ataupun mempengaruhi kebijakan, misalnya

a. Pendekatan pada pemegang kekuasaan, melakukan intervensi kebijakan, agar mereka menjalankan pemerintahan sesuai pesanan sang majikan.

b. PDS adalah keberhasilan persatuan mereka meraih akses kekuasaan, meski perolehan belum mencukupi tetapi bisa menjadi kekuatan mereka dalam menduduki kekuasaan.

c. Beberapa daerah yang rawan konflik menjadi pemicu SARA, contohnya RMS sejatinya bukan Rakyat Maluku Selatan tetapi Rakyat Maluku Seraini, di Poso. Hal ini selain dapat menjatuhkan citra pemerintah juga bertujuan untuk menyakiti umat Islam

d. Proyek Yosef(2004)=PDS dan Proyek Daud(2009)=PKD(Partai Kristen Demokrat). Target mereka: DPRD kab/kota:286 kursi, DPRD Propinsi: 54 kursi, DPRRI:13 kursi dan melirik RI 1 atau RI 2

e. Politik Mapping(pemetaan Politik)

1) Segmentasi pasar: gereja, ormas, kepemudaan dan mahasiswa

2) Optimalisasi pemilih pemula

3) Gol Hindu, Budha dan Konghucu sebagai karib

4) Kejawen, kebatinan, aliran kepercayaan, dibina secara optimal

5) Floating mass=masa mengambang dan Escapist mass=masa pelarian lahan penggarapan

6. JALUR KESEHATAN SANGAT POTENSIAL. Bahkan dokter aktifis penginjil berpendapat seorang dokter lebih efektif dan efisien melakukan pengabaran injil daripada sepuluh penginjil

a. Pemanfaatan waktu ketika menghadapi pasien

b. Pemanfaatan waktu ketika pasien merasa takut di operasi

c. Memberikan pengobatan dan pemeriksaan gratis

d. Pengonatan massal {endeta Youngren

7. PEMANFAATAN MEDIA TULIS. Berupa buku-buku yang ditulis murtadian, leflet dan brosur serta lukisan, misalnya

a. The Islamic invasion karya Robert Morrey yang kemudian telah dijawab oleh ibu Irene Handono

b. Buku upacara Haji tulisan Drs Poernama Winangun(murtadin)

c. pengakuan gadis kristen (NITA) yang mempertanggungjawabkan imannya di pusat pengginjilan Nehemia yang memojokkan pemuda Islam(EKY) yang kemudian dikristenkan.

d. leflef yang sarat dengan ayat al-qur’an dan hadist, seperti rahasia menuju jalan surga, keselamatan Iman dan Ketaatan pada sirathal mustaqim, alamat postboxnya sama dengan penginjil Nehemiaà pengakuan Ihsan Mokoginta(Muhtadin)

e. Yesus dalam Al-Qur’an tulisan Abdul Yadi/Pariyadi(murtadin) yang juga ahli menulis kaligrafi

8. PEMANFAATAN MEDIA SENI BUDAYA

a. Membangan tempat ibadah yang sesuai dengan kebudayaan setempat, gereja berbentuk rumah gadang, gereja denngan kubah, gereja menyerupai rumah tinggal

b. Pengamen mulai melanyanyikan lagu gerejani

c. kaligrafi

MEMINJAM TENAGA YANG TIDAK KASAT MATA, ATAU DENGAN DENGAN CARA MISTIK

a. Meminjan tenaga jin, ada yang kerasukan da menyebut Yesus. Hal ini tidak aneh karena menurut korintus 2:11-14=iblis dapat menyamar menjadi malaikan terang

b. Pengobatan yang tiba-tiba dapt sembuh, walau nanti jika kekuatan jinnya tak ada kembali sakit lagi

PERKAWINAN/PERGAULAN MUDA, dengan beberapa metode, diantaranya

a. D3 (dipacari, dihamili dan dimurtadkan) atau metode hamilisasi, diterapkan kepada sesama anak muda

b. Angkut penumpang, jika pasangannnya kembali ke Islam maka yang terpenting anak-anak didiknya ikut ke kristen.

BERKEDOK ISLAMI

a. Shalawatan, tetapi yang dibaca adalah doa dalam Matius 6:9-13 (abanaldzi fi samawati, lataqaddasi ismuka, liyakti malakuutuka, latakun masyiyatuka…dst) = bapa kami yang ada di surga, dikuduskanlah nama-Mu, datangkanlah kerajaan-Mu, jadikanlah kehendak-Mu.

b. Melakukan tilawatil injil

c. Membuat kaligrafi juga seperti dalam doa matius 6:9-13

d. Mempelajari ayat-ayat al-Qur’an tertentu untuk legalisasi ajaran mereka

e. Mereka melakukan sholatul sab’u karangan pendeta yusuf Roni:

Tabarokallahu ilahuna kulahinin wa ana kullu awwanin wa dahradahirin. Amen. Bismi abi wa ibni wa rukhil quddusi al ilaha wahid. Ketika pendeta mengakhiri sholat mmembaca “assalamu li jami’ikum, jama’ah menjawab wa ma’a ruhika aidhon

f. Pendeta Ignatius Soetawan lulusan sekolah tinggi Prajnawidya Yogyakarta, berhasil menciptakan shalat rabbaniyah yang doanya dengan bahas Arab menggunakan Injil matius 6:9-1

TRIK PENDEKATAN YANG DIGUNAKAN

1. Menerapkan injil Matius 10:16,, halus seperti merpati tetapi licik seperti ular

2. Kamuflase atau penyamaran, karena memang diajarkan oleh Paulus dalam Korintus 1, 9:29, pura-pura fasih berbahasa Arab/al-Qur’an

3. Kadang membolehkan dusta atau peniouan dan memang diperbolehkan dalam Roma 3:7, kegiatan tanpa identitas

4. Teori makan bubur panas: pemurtadan diawali dari daerah pinggiran dan pedesaan baru pada pusat desa atau kota

5. Debat, namun sasarannya orang yang lemah pengetahuannya

6. Tebar pesona: menunjukkan sikap baik suka membantu, ramah, sopan, span aktif di masyaarakat, menunjukkan kasih ke setiap orang.

“Sebagian besar ahli kitab menginginkan agar mereka dapat mengembalikan kamu kepada kekafiran setelah kamu beriman, karena dengki yang timbul dari diri mereka sendirir, setelah nyata bagi mereka kebenaran. Maka maafkanlah dan biarkanlah mereka. Sampai Allah mendatangkan perintah-Nya*. Sesungguhnya Allah maha Kuasa Atas segala sesuatu.

*maksudnya: keizinan mamerangi dan mengusir orang Yahudi.

Matius 28:19, Amanat Agung, perintah memberitkan injil

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua murid-Ku dan baptislah mereka dengan nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus”

(ayat ini termasuk yang diklarifikasi menurut Robert Funk guru besar di Havard University ahli pneliti kitab perjanjian baru, ayat ini tambahan)

LOGIKA

Gereja dan pendeta membutuhkan jema’at. Jema’at yang sudah ada milik gereja dan pendeta tertentu. Tiada jalan lain selain memurtadkan umat lain.

Proses perjuangann kaum salibis/palangis untuk kristenisasi di Indonesia melalui proses panjang, berawal dari truma perang salib, kemudian dikembangkan dengan ekspedisi portugal dalma misi TRIPPLE MiSSIONS yaitu god(kejayaan), glory(kekuasaan), gospel(penyebaran agama). Pada masa penjajahan pun telah diterapkan krisrening polotok(1916) melalui misi dan zending yang mat giat upaya pemurtadannya. Sampai KHA. Dahlan pernah debat dengan pendeta Dimine Bakker, Zwemmer, dan Loberton. Ahli kitab (orang yang pernah mendapat kitab), baik Yahudi maupun Nashara à sekarang kristen(kis 11:26). Akan selalu mencari cara maupun celah untuk melaksanakan panggilan/ misi amanat agung tersebut.

GRAND STRATEGI

Dalam sidang Luar Biasa Dewan Gereja Indonesia di Hotel Sahid Surabaya tanggal 8-10 Juni 2001 mereka memutuskan tahapan strategi kristenisasi.

1. Strategi jangka panjang

a. Mewujudkan pemerintahan yang diisi oleh pejabat kristen

b. Mewujudkan agama Kristen sebagai komunitas mayoritas

c. Mewujudkan negara Kristen di Indonesia

2. Strategi jangka menengah

a. Mungupayakan pendirian gereja di seluruh pelosok tanah air

b. Membentuk pasukan yang siap untuk menghadapi musuh kristen

c. Mewujudkan sistem ekonomi terpusat di setiap daerah di Indonesia

3. Strategi jangka pendek

a. Merekrut jama’ah Kristen dengan jalan pemurtadan atau dengan kekayaan/uang

b. Membuat posko pengaduan segala macam kasus

Anggaran untuk grand strategi adalah 200 trilyunn, diantaranya untuk: proyek Yerico,Proyek Andalas, Proyek Rencong, Proyek DKI, dll.

April 10, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

daftar kekejian teroris zionis israel

 

 

Pembantaian Demi Pembantaian Zionis-Israel

Selasa, 23/03/2010 15:57 WIB | email | print | share

Sejarah kehidupan entitas Zionis-Israel hanyalah diisi dengan pembantaian demi pembantaian terhadap rakyat Palestina dan bangsa Arab, yang tidak berdosa. Rezim Zionis-Israel dari waktu ke waktu, tanpa jeda sedikitkpun terus melakukan pembantaian terhadap rakyat sipil, dan kemudian mengusir, menjajah, dan menguasai tanah kelaharinnya.

Tapi, rezim Zionis-Israel terus menipu dan memanipulasi masyarakat dunia, dan menuduh rakyat Palestina, sebagai penjahat, teroris, dan biadab. Rezim Zionis-Israel telah memutar-balikkan fakta-fakta yang tidak mungkin dipungkirinya. Semua bukti-bukti sangat nyata, menunjukkan bahwa Zionis-Israel adalah bangsa paling biadab di muka bumi ini. Anehnya, masyarakat dunia, terkecoh dengan kebohongan Zionis-Israel, yang selalu menggembar-nggemborkan tentang adanya ‘Holacoust’ (pembantaian), yang semuanya hanyalah fiktik, dan tujuannya untuk memeras masyarakat dunia, dan menutupi segala kejahatannya terhadpa rakyat Palestina.

Inilah diantara fakta kekejian yang paling dahsyat yang dilakukan Zionis-Israel sejak perang tahun 1948 :

  1. Pembantaian di desa Balad As-Sheikh dan Hawasyah, pada 1 Januari 1948, di dua perkampungan yang terletak disebelah tenggara Haifa. Teroris Zionis melakukan bersenjata, di mana 200 pasukan teroris Zionis, membantai habis seluruh penduduk dua desa itu.
  2. Pembantaian Naashiruddin, pada 15 Mei 1948, terjadi di desa dekat Thabriyah. Di sini pasukan teroris Zionis dengan menggunakan pakaian Arab, kemudian mendatangi penduduk, namun disaat penduduk menyambutnya, sekonyong-konyong pasukan teroris Zionis, lalu memuntahkan peluru, dan menembaki seluruh penduduk desa, hingga seluruh tewas.
  3. Pembantaian Bait Darais, pada 21 Mei 1948, di mana serangan dilancarkan pasukan Zionis-Israel terhadap desa besar, yang berada di sebelah timur Gaza, Bait Darais, dengan panser-panser dari segala penjuru, dan membabat seluruh penduduknya, tanpa menyisakannya.
  4. Pembantaian Deir Yasin, pada 9 Oktober 1948, serangan yang dilancarkan pasukan Zionis-Israel terhadap desa yang terletak di dekat kota Al-Quds dengan jumlah penduduk 600 muslim. Disini pasukan gabungan dari teroris Irghun dan Stern, yang jumlahnya 300, yang dilengkapi dengan panser menghancurkan desa itu dan mendudukinya, dan membantai habis seluruh penduduk Deir Yasin. Tak ada yang tersisa anak-anak, wanita, orang tua semuanya dibantai habis. Teroris Irghun dan Stern masuk rumah-rumah warga Palestina, dan melenyapkan dengan senjata.
  5. Pambantaian Ad-Duwaimah, pada 30 Oktober 1948, di mana pasukan gerombolan Zionis-Israel, memasuki desa yang terletak sebelah tenggara Hebron (al-Khalil), pasukan Zionis-Israel yang dipimpin Moshe Dayyan, memasuki desa, dan membantai 96 orang, dan juga membunuh anak-anak yang tidak berdosa dengan cara memecahkan kepala mereka.
  6. Pembantaian Ailbun, pada 30 Oktober 1948, di mana pasukan Zionis-Israel membantai 12 pemuda Palestina dengan cara-cara yang keji, termasuk menghilangkan kepala mereka, dan membiarkan mayat mereka berserakan di jalan-jalan.
  7. Pembantaian Shafshaf di Al Jalil, di mana pasukan Zionis-Israel, di mana dalam peristiwa itu, pasukan Zionis-Israel, membantai 52 orang Palestina, dan memasukkan mayat-mayat mereka ke dalam sumur, dan tanpa belas kasihan.
  8. Pembantaian Allah, pada 11 Desember 1948, di mana dalam peristiwa puluhan anak Palestina terbunuh akibat muntahan peluru Israel yang terjadi di dalam masjid. Saat itu pemuda Palestina sedanga menunaikan shalat. Menurut sumber di Israel, waktu itu, lebih 250 orang Palestina yang dibantai oleh Zionis-Israel, belum termasuk yang mengalami luka-luka.
  9. Allah, juga menyaksikan pembantaian, yang sebelumnya terjadi pengusiran terhadap penduduk di wilayah itu, saat pasukan Zionis-Israel melakukan pengosongan besar-besaran.
  10. Pembantaian di Shafat, di mana gerombolan teroris Zionis-Israel, membantai 70 pemuda Arab, yang sedang melakukan shalat saat itu.
  11. Gerombolan Al-Atsel, pada 6 Juli 1938, meledakkan dua mobil di pasar Haifa, sehingga meluluh-lantakkan keuda mobil itu, dan merenggut nyawa 21 orang Palestina, dan melukai 52 orang lainnya.
  12. Seorang Zionis melemparkan granat di pasar sayur mayur, dan itu terjadi pada 14 Juli1938, akibat ledakan granat itu, 12 orang Arab tewas.
  13. Gerombolan Zionis, pada 15 Juli 1938, meledakkan granat di depan salah satu Masjid Al-Quds, disaat para jamaah keluar masjid. Peristiwa itu menewaskan 10 orang Palestina, dan melukai 30 orang lainya.
  14. Gerombolan Zionis, pada 26 Agustus 1938, meledakkan mobil yang sudah dipenuhi dengan bahan peledak oleh para teroris Al-Atsel, di pasar Al-Quds. Peristiwa ini membunuh 34 pemuda Arab, dan melukai 35 orang lainnya.
  15. Para gerombolan teroris Al-Atsel , pada 27 Februari 1939, meledakkan dua bom di Haifa, sehingga menewaskan 27 orang Arab, dan 39 lainnya mengalami cidera.
  16. Pembantaian Qabiyyah, pada 14 Oktober 1953, di mana pasukan teroris Zionis-Israel dengan kekuatan 600 pasukan, memasuki desa yang terletak di sebelah timur Al-Quds, dan desa itu berpenduduk 2.000 jiwa. Teroris Zionis-Israel mengepung desa itu, kemudian menembak secara sporadis ke segala arah. Teroris Zionis-Israel itu juga meledakkan rumah-rumah penduduk Palestina yang ada, dan membantai pemiliknya satu-satu, seperti membunuhi binatang, tanpa ada sedikitpun rasa belas-kasihannya. Pembantaian itu berlangsung selama 32 jam. 56 rumah hancur, 67 penduduk tewas, dan banyak seluruh keluarga dibantai dalam peristiwa itu. Termasuk anak-anak dan wanita. Zionis-Israel juga menghancurkan masjid-masjid yang ada di desa itu.
  17. Pembantaian di Kafr Qasim, pada 29 Oktober 1956, di mana gerombolan teroris Zionis-Israel mengumpulkan buruh, pada pukul 17.00 petang. Gerombolan teroris Zionis dengan dingin membantai buruh, yang sudah berkumpul, tanpa bersisa. 49 orang tewas, diantaranya yang tewas anak-anak yang berumur 11 tahun.
  18. Shabra dan Syatila, di mana 2 diantara 12 tempat pengungsian Palestina di Lebanon. Pembantaian di Shabra dan Syatila ini berlansung pada 18 September 19882. Ini merupakan pembantaian paling keji dalam sejarah kehidupan kemanusiaan. Zionis-Israel benar-benar biadab. Di bawah komando Jendral Ariel Sharon ( sekarang masih koma, dan sudah 4 tahun), dimana pembantaian di kamp pengungsi ini, yang dilakukan rezim Zionis-Zionis yang bekerjasama dengan milisih Phalangist (Kristen), membantai sekitar 4.000 warga Palestina, yang ada di dua kamp pengungsian itu. Inilah kejahatah yang paling terkutuk yang dilakukan Zionis-Israel. Sebelum melakukan pembantaian itu, terlebih dahulu pasukan Zionis bersama milisi Phalangist memadamkan listrik yang ada di kamp Shabra dan Syatila.
  19. Pembantaian di Al-Aqsha, yang berlangsung pada 8 Oktober 1990. Di mana gerombolan teroris yang mengatas-namakan ‘Pengawal Gunung Haikal’, memuntahkan peluru yang diarahkan kepada jamaah yang sedang melakukan shalat di dalam masjid. Korban yang syahid sebanyak 21 orang, 800 orang yang luka-luka, dan 250 orang yang ditangkap. Ini peperangan yang dilancarkan kaum muslimin, yang sedang shalat terhdap Zionis-Israel.
  20. Pembantaian di Masjid Ibrahim Hebron, yang berlangsung di tahun 1994, di mana kaum muslimin sedang menunaikan shalat, dan berdzikir, dan belum selesai wirid mereka, muntahan senjata Zionis-Israel tanpa henti-henti. 24 warga Hebron tewas, dan 35 orang lainnya luka-luka. Dari pembantaian di Masjid Al-Khalil Hebron, kemudian muncul Intifadah.
  21. Pembantaian Uyun Qarra, yang berlangsung pada 20 Mei 1989, di mana pasukan Zionis-Israel menembakkan senjatanya kearah buruh yang sedang menungu jemputan. 7 oran tewas. Dari peristiwa ini dampaknya sangat luas ke seluruh Palestina.
  22. Pembantaian Bahr Al-Baqr, pasukan tempur mengebom sekolah anak-anak di dekat Suez, sehingga puluhan anak sekolah tewas.
  23. Agresi Zionis-Israel ke Gaza, yang menewaskan lebih dari 1500, dan melukai lebih 5.000 penduduk Gaza. Zionis Israel juga menghancurkan seluruh sarana hidup di wilayah itu.

Kejahatan Zionis-Israel itu akan terus berlangsung sempai bangsa yang sangat rasialis di muka bumi itu, musnah. Kekacauan dan perang tidak akan pernah berhenti, selama eksistensi Zionis-Israel itu masih ada di tanah Palestina, yang sekarang mereka duduki. Inila fakta-fakta kejahatan yang dilakukan Zionis-Israel terhadap rakyat Palestina dan bangsa Arab. (m)

 

Maret 23, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

masukan dari OTAKU bom masa depan buat teroris.

PERINGATAN :

Tulisan ini didedikasikan untuk para teroris, bila anda bukan teroris sebaiknya anda tidak membacainya.

.

.

Inilah impian yang ditunggu-tunggu oleh para teroris di seluruh dunia. Seperti film Die Hard episode 4, yang di aktori oleh bruce willis. Perjuangan idelisme anda sebagai teroris, dalam memerangi ketidakadilan tidak perlu lagi melalui tindak cara kekerasan, pembunuhan, pembantaian, atau bom bunuh diri yang kekanak-kanakan. Masa dimana para teroris akan menjadi pahlawan bagi dunia akan segera tiba!! Tidak lama lagi.. tentu saja bila itupun anda-anda ini memiliki reaktor nuklir tentunya, sebagai laboratorium pengembangan senjata “perdamaian” ini.

.

EMP (Electromagnetic Pulse) Weapon telah menjadi momok sebagai senjata pemusnah elektronik massal terbaru di negara-negara dunia Pertama. Tapi perlu digaris-bawahi  adalah “keunikannya” bila senjata ini layak disebut sebagai satu-satunya  senjata yang beradab, didesain dengan teknologi canggih yang “ramah lingkungan”. Tidak menyebabkan korban jiwa, hanya merusakkan segala infrastruktur berteknologi elektromagnetis. Jadi mungkin bila diledakkan tingkat pemanasan global dapat turun secara drastis. Sederhananya agak mirip seperti kebiasaan kita ketika men set-menu “shut down” guna menon-aktifkan komputer kita. Cuman  letak perbedaannya komputer kita tidak bisa aktif lagi dengan kerusakan yang sangat parah. Memerlukan perbaikan ribuan mikrochip yang sangat dalam, serius dan tidak mudah.

.

Tentu saja Senjata ini sangat menakutkan bagi Negara-negara maju, dengan sarana infrastruktur teknologinya yang canggih dan padat. Jadi sekali lagi, tidak usah khawatir bagi Negara-negara miskin dan terbelakang, dengan peradaban masyarakatnya yang masih jauh dari kata modern. Negeri anda tidak perlu repat-repot melakukan Majelis Darurat untuk melakukan antisipasi terhadap serangan EMP Bomb.

.

Pada awalnya EMP hanyalah sebuah efek sekunder dari ledakan Nuklir di ketinggian tertentu.

.EMP 2004 report1

.

Karena Senjata Nuklir tidak mungkin dibuat tanpa adanya pembangunan Reaktor Energi Nuklir. Inilah yang membuat Amerika Serikat getol untuk  melarang Iran dan Korea Utara melanjutkan dan mengembangkan proyek Energi Nuklirnya. Padahal yang pertama kali melakukan Uji Coba Senjata Nuklir untuk menghasilkan efek EMP ini adalah Amerika serikat sendiri.

.

Pada bulan Juli 1962, dengan daya ledak 1,44 megaton (TNT), Amerika Serikat melakukan uji coba nuklir di ruang angkasa, 400 kilometer (250 mil) di atas Samudera Pasifik, disebut Starfish tes perdana, menunjukkan kepada para ilmuwan nuklir bahwa ketinggian peledakan mempengaruhi efek daya ledak, ketika itu daya ledakan nuklirnya jauh lebih besar daripada yang telah dihitung dan diperkirakan sebelumnya. Bahkan menimbulkan radiasi elektomagnetik yang merusak segala infrastruktur elektromagnetik di sekitarnya.

.

Uji coba yang juga dikenal oleh masyarakat dengan “Perdana bintang laut” tersebut menyebabkan kerusakan listrik di Hawaii, sekitar 1.445 kilometer (898 mil) dari titik ledakan, merobohkan sekitar 300 lampu jalan, merusak seluruh alarm pencuri dan merusak perusahaan telepon microwave link.

.

Sumber Wikipedia Inggris.

.EMP 2004 report2.

Tentu saja saat ini setelah setengah abad terlewati EMP telah dikembangkan, disempurnakan, untuk diuji coba oleh Negara-negara Pengguna Nuklir tersebut. EMP telah bermetamorforsa menjadi sebuah senjata, yaitu Bom (E-Bomb). Elektromagnetik-Bom ini berbeda dengan bom-bom klasik seperti yang ada di televisi atau film-film action lainnya. Dan luarbiasanya Bom elektronik magnetik ini memiliki hulu ledak setara dengan ledakan bom atom, bisa mencapai lebih dari radius 10 km.  Tidak perlu khawatir anda tidak akan merasa berdosa setelah meledakkannya. Karena elektromagnetik Bom tidak menghasilkan gelombang fisik dengan muatan panas yang tinggi, melainkan hanya berupa gelombang Elektromagnetik kasat mata, yang spesial menyerang segala peralatan canggih berbahan elektromagnetik.

.

Tidak menutup kemungkinan bila para teroris menggunakan E-Bomb, mereka akan menjadi pahlawan lingkungan hidup bagi kemanusiaan dan dunia di masa depan,  bukan??

.

note : atau anda ingin mendalami suasana yang terjadi setelah EMP diledakkan. Keadaannya hampir mirip sedikit dengan apa yang dialami oleh salah satu blogger cewek  ini, seperti dalam salah satu postingnya ketika pemadaman listrik terjadi… wakakakak

 
Komentar (17)

 

17 Responses to “Untuk Para Teroris di seluruh

Maret 21, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

pahlawan wanita dari america buat gaza

Kamis, 18/03/2010 15:41 WIB | email | print | share

Warga Palestina dan sejumlah aktivis perdamaian di Palestina menggelar acara untuk memperingati tujuh tahun wafatnya Rachel Corrie, seorang aktivis perdamaian asal AS yang tewas dilindas buldoser tentara Israel saat memprotes penggusuran rumah milik warga Palestina di Jalur Gaza pada tahun 2003.

Acara peringatan di gelar di wilayah pendudukan di Tepi Barat, termasuk di kota Ramallah yang dihadiri oleh kedua orang tua Corrie. Kehadiran orang tua Corrie sekaligus untuk menyaksikan penyematan nama jalan di Ramallah yang menggunakan nama puterinya, sebagai penghormatan atas keberanian Corrie membela warga Palestina dari ancaman tentara-tentara Israel.http://www.youtube.com/watch?v=EC6C-cAc240

Kebetulan, kedua orang tua Corrie, Craig dan Cindy Corrie sedang berada di Israel terkait gugatan hukum mereka terhadap pemerintah Israel atas kematian Corrie, yang sudah masuk dalam tahap mendengarkan gugatan di pengadilan. Rachel Corrie adalah aktivis perdamaian dari organisasi International Solidarity Movement.Ia sedang berdiri di depan rumah seorang warga Palestina, untuk menghalangi tentara Israel yang ingin menghancurkan rumah itu. Tapi tentara Israel menabrak dan melindas Corrie hingga meninggal dunia.

International Solidarity Movement mengatakan, sekitar 50 warga Palestina, media massa dan aktivis internasional menghadiri peresmian nama jalan Rachel Corrie di kota Ramallah. Peringatan mengenang Rachel Corrie juga dilakukan oleh siswa sekolah menengah pertama di Tulkarim. Mereka melakukan aksi jalan kaki ke sebuah tugu peringatan tempat Corrie dilindas dan membuat proyek penelitian tentang kehidupan dan tragedi yang menyebabkan meninggalnya Corrie.

Dalam pidatonya, ibu Corrie menyatakan bahwa puterinya menjadi simbol perjuangan anti-penjajahan. Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya pada rakyat Palestina yang telah mengenal dan menyayangi Corrie selama tujuh tahun belakangan ini. Cindy Corrie mengatakan bahwa rakyat Palestina selalu memberikan dukungan padanya meski rakyat Palestina sendiri masih mengalami penderitaan akibat penjajahan Zionis Israel. (ln/imemc)

Maret 18, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

al quran palsu made in amerika dan israel

Masih berkutat dengan cuaca ekstrim Mesir yang sangat dingin, HAPIA Mesir kembali memberitakan kepada seluruh teman-teman tentang Al-Qur’an palsu yang diberi nama Al-Furqon Al-Haq yang pertama kali dicetak dan diterbitkan dinegara muslim yaitu Kuwait dan Iraq. yang disebarkan dan dicetak oleh Amerika dan saudaranya yaitu Israel.

Al-Qur’an palsu (Al-Furqon Al-Haq) yang diterbitkan dalam bahasa arab dan telah diterjemahkan kedalam bahasa inggris itu memiliki 77 surat buatan dalam 366 halaman, diantara nama-namanya adalah : Al-Fatihah, An-Nur, As-Salam, Al-Mahabbah, Al-Masih, Ats-Tsalluts, Al-Mariqin, Az-Zina, Al-Makirin, Ar-Ruat, Al-Injil, Al-Asatir, Al-Kafirin, At-Tanzil, At-Tahrif, Al-Jannah, Al-Adha, Al-Abas, Asy-Syahid.

الفاتحة، النور، السلام, المحبة، المسيح، الثالوث، المارقين، الصَّلب، الزنا، الماكرين، الرعاة، الإنجيل، الأساطير، الكافرين، التنزيل، التحريف، الجنة، الأضحى، العبس، الشهيد

Dengan menggunakan basmalah yang membingungkan yang menggabungkan 3 agama, Islam, Kristen dan Yahudi. inilah basmalahnya :

بسم الأب الكلمة الروح الإله الواحد الأوحد مثلث التوحيد موحد التثليث ما تعدد

Artinya : “dengan nama bapak kalimat ruh tuhan yang esa tiga dalam satu satu dalam tiga yang berbeda-beda”

Dan inilah contoh ayat-ayat dalam al-qur’an palsu itu :

  • Dalam surat Al-Muftarah :
يا أيها الناس لقد كنتم أمواتا فأحييناكم بكلمة الإنجيل الحق، ثم نحييكم بنور الفرقان الحق

Artinya : “wahai manusia sungguh kamu telah mati dan kami hidupkan kembali dengan kalimat injil al-haq kemudian kami hidupkan (kembali) dengan cahaya al-furqon al-haq”.

  • Dalam surat Al-Masih :
وزعمتم بأن الإنجيل محرف بعضه فنبذتم جُلَّه وراء ظهوركم

Artinya : “dan kalian mengira bahwa al-injil itu telah dirubah (palsukan) sebagiannya dan kemudian kalian mengingkarinya dibelakang punggung-punggung kalian.”

وقلتم: آمنا بالله وبما أوتي عيسى من ربه، ثم تلوتم منكرين، ومن يبتغ غير ملتنا دينا فلن يقبل منه، وهذا قول المنافقين

Artinya : “dan kalian mengatakan : kami telah beriman dengan Allah dan apa-apa yang diturunkan Musa dari Tuhannya kemudian kalian mengingkarinya, dan barang siapa yang menjadikan selain dari agama kami sebagai agamanya maka tidak akan diterima darinya dan inilah perkataan orang-orang munafiq.”

Dan ini semua ternyata ayat-ayat palsu buatan Amerika dan musuh-musuh Islam yang lainnya.

الفرقان الحق
Sumber :- Al-Haqiqoh Ad-Dauliyah. – IslamWay.com.

 

Jika postingan ini dirasa berguna bagi yang lain. silahkan share diLintasberita.com atau yang lainnya.

 

Maret 15, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

sejarah harta bung karno

.
     
 
Belum ada chart.
 
   
Belum ada nilai.

Ada sebuah kata yang sangat popular di kalangan penganut ajaran dan pemikiran Bung Karno, ialah kata “Jasmerah” yang merupakan singkatan dari “Jangan Melupakan Sejarah.” Kata-kata itu merupakan refleksi dari kata-kata yang sering disampaikan Bung Karno dalam berbagai kesempatan pidato kenagaraannya; “bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah.” Yang penulis maksudkan “Bung Karno” disini adalah Ir. Soekarno, Presiden Pertama Republik Indonesia.

Kharisma politik Bung Karno yang hingga kini masih terasa, merupakan hasil strategi komunikasi politik yang ia bentuk sejak ia masih dalam era perjuangan kemerdekaan Indonesia hingga akhir hidupnya. Sepeninggalannya pun, ketokohannya menjadi lengenda bagi sebagain besar masyarakat Indonesia. Bahkan kehebatannya pun masuk dalam ranah dunia mistik, karena ia sering menggunakan simbol komunikasi politik berupa tongkat kecil yang menjadi ciri khasnya kemanapun ia berada.

Kalau peci yang dipakai Bung Karno menjadi simbol komunikasi politiknya dalam bidang budaya, bahwa seorang pemimpin atau seorang pejabat Negara Indonesia harus menggunakan peci sebagai pakaian resmi nasional Indonesia, walau kenyataannya memang pecinyalah yang membuat Bung Karno tambah gagah dan berwibawa, sebab tanpa peci Bung Karno terlihat bocak dan kurang berkharisma.

Sedangkan tongkat yang dipakai menjadi komunikasi politik yang membawa makna strategi komunikasi alam semesta. Kalangan kejawen banyak menterjemahkannya sebagai sebuah simbol yang penuh makna magis yang menjadi sentra komunikasi alam semesta. Ciri khasnya, keris atau tongkat tersebut tidak bisa dipegang oleh siapapun kecuali dirinya sendiri. Sedangkan kacamata hitam yang ia pakai sebagai kelengkapan atas tampilan dirinya, adalah simbol teknologi, konon kabarnya kacamata itu tebus pandang, sehingga Bung Karno bisa mengetahui orang sekitar yang membawa senjata berbahaya bagi dirinya atau tidak. Sedangkan simbol-simbol yang melekat pada bajunya merupakan pencitraan bahwa dirinya adalah Presiden Republik Indonesia sekaligus Panglima Tertinggi dan Pemimpin Besar Revolusi Indonesia.

Tampilan Bung Karno dengan simbol-simbol ini telah memberikan nilai tersendiri dan amat besar pengaruhnya terhadap sukses dirinya dalam melakukan komunikasi politik sebagai pemimpin sekaligus sebagai Bapak Bangsa. Ia amat dekat dengan rakyat kecil, karena ia memang dilahirkan dari kalangan rakyat jelata, bukan kalangan ningrat. Petani yang ia sering diajak ngobrol di perkebunan singkong di desanya semasa kecil menjadi ilham pemikiran untuk meramu politik kaum proletar. Ia menemukan kaum kecil ini dengan istilah yang ia populerkan sendiri, marchenisme. Ialah sebuah konsep pemikiran pemahaman bahwa rakyat kecil, kaum petani, kaum buruh, dan lainnya harus menjadi bagian dalam konsep pemakmuran bangsa.

Bagi Bung Karno, ini adalah gambaran betapa kontrakdiktifnya antara berkah yang telah Tuhan berikan kepada seluruh bumi Indonesia berupa kekayaan alam yang luar biasa dengan kenyataan bangsa Indonesia yang hidup jauh dibawah garis kemiskinan. Kontrakdiktif menjadi sebuah pertanyaan sekaligus menjadi kajian; bahwa telah terjadi kesalahan konsep dalam pemaknaan kemakmuran dan pembangunan bangsa. Artinya, pasti ada yang salah dalam konteks ini.

Untuk menjawab persoalan ini, maka terlebih dahulu kita harus mencari kesatuan pemahaman bahwa Indonesia pernah menjadi besar ketika era kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sriwijaya. Wilayah teoritorial mereka mencapai wilayah negara-negara anggota ASEAN kini umumnya. Maka tak heran banyak kesamaan budaya dan kesamaan bahasa antara rumpun Melayu dan rumpun Asean lainnya.

Kebesaran negara Majapahit, Pasundan dan Sriwijaya ini tercatat amat jelas dalam berbagai literatur sejarah peradaban dunia. Dibalik itu, semasa keemasan telah terjadi transaksi jual beli dengan barter. Seorang petugas kerajaan akan menukar sebatang emas untuk membeli sekarung beras. Bahkan utusan kerajaan Tiongkok ketika banyak mengirimkan batangan emas ke Indonesia untuk ditukar dengan benda-benda berharga lainnya, seperti rempah-rempah dan sebagainya, dan tau sebaliknya. Bahkan pulau Sumatera digelari sebagai “swarna dwipa” alias pulau emas.

Majunya perdagangan ini telah memicu pedagang Belanda untuk mendirikan sebuah perusahaan dagang dengan nama VOC[1]. Semula organisasi dagang orang-orang Belanda[2] ini hanya berdagang biasa, tetapi lama kelamaan petinggi VOC bernafsu untuk memonopoli jalur perdagangan internasional ini. Apalagi tanah Indonesia dinilai sangat subur bagi tanaman dan sangat kaya dengan mineral yang berguna bagi revolusi industri yang sedang terjadi di Eropa.

Ini merupakan perbedaan yang sangat mendasar antara penjajahan Inggris seperti yang dialami oleh Malaysia, Hong Kong dan negara-negara Commonwealth lainnya dengan penjajahan Belanda. Penjajahan Inggris dilakukan oleh Pemerintahan Inggris sendiri yang disetujui oleh parlemen Inggris, sedangkan penjajahan Belanda tidak dilakukan oleh Pemerintahan atau Kerajaan Belanda melainkan hanya oleh sebuah perusahaan yang bernama VOC. Perbedaan ini juga membuat berbeda format menjajah. Misalnya, Inggris dalam menjajah lebih mengutamakan pendidikan dan kebudayaan sehingga sumberdaya manusia masih dihargai sebagai aset bagi perekonomian. Sedangkan VOC tidak menghargai sumber daya manusia. Bagi VOC tenaga kerja hanya dipandang sebagai mesin, harus kerja tanpa imbalan. Bahkan pendidikan rakyat yang dijajahnya pun tidak diperhatikan. Makanya di zaman VOC yang bisa sekolah tinggi itu hanya kalangan ningrat saja. Cara ini berdampak pada prilaku dan tatacara hidup masyarakat bekas jajahan mereka. Bekas jajahan Inggris berakhir dengan suasana kekeluargaan, sedangkan penjajahan VOC berkahir dalam suasana permusuhan.

Semangat permusuhan ini pulalah yang mewarnai dalam proses peralihan aset ekonomi bangsa. Bung Karno dengan segala kebenciannya terhadap sistem kapitalisme dan imprealisme VOC ingin mengambil alih aset-aset ekonomi yang selama ini dikuasai oleh VOC. Bank sentral yang di era VOC bernama De Javasche Bank (DJB) dinasionalisasi tahun 1952, setelah melakukan debat panjang dengan Syafruddin Prawiranegara[3]. Namun peralihan itu berdampak terhadap pelarian aset-aset bangsa Indonesia yang tadinya tersimpan di bank tersebut. Sebab, ketika DJB ada, kalangan bangsawan Indonesia ketika itu banyak menyimpan kekayaannya, namun setelah dinasionalisasi, aset tersebut menjadi tidak jelas nasibnya. Bisa jadi memang aset-aset tersebut sudah dilarikan VOC ke negaranya, Belanda.

Ketika Perang Dunia Pertama, Jerman menjadi pemenang, maka aset-aset Indonesia yang “dicuri” oleh VOC, dirampas oleh tentara Nazi Jerman. Tetapi ketika Perang Dunia Kedua usai dan pemenangnya adalah Amerika Serikat, maka lantakan emas yang tersimpan di Jerman itu disita lagi oleh negeri Paman Sam itu untuk kemudian dijadikan aset untuk pendirian The Federal Reserve (FED) sebagai bank sentral Amerika Serikat.

Cerita tentang jalur kemana batangan emas Indonesia ini berada terbaca jelas oleh Bung Karno, makanya ia kemudian melakukan strategi komunikasi politik tingkat tinggi dengan pihak Pemerintahan Amerika Serikat. Ketika itu yang menjadi Presiden Amerika Serikat (AS) adalah John F. Kennedy. Dengan latar belakang sejarah itu, kemudian Bung Karno berhasil meyakinkan pihak AS bahwa harta itu adalah milik bangsa Indonesia. Pihak AS pun bersedia mengakuinya, tetapi mengabaikan azas pengembaliannya, karena batangan emas itu merupakan harta rampasan perang. Komunikasi politik Bung Karno ketika itu mengambil jalan tengah dan musyawarah, sebab kalau pengakuan aset itu dengan catatan ditolak, maka kondisi politik akan menjadi lain. Akhirnya, Bung Karno setuju pengakuan aset dengan catatan itu; ialah ia meminta pihak AS untuk membayar biaya sewa sebesar 2,5% (dua setangah persen) setahun kepada bangsa Indonesia. Namun yang perlu dipahami adalah ketika itu Bung Karno tidak menggunakan istilah pemerintah Indonesia, tetapi bangsa Indonesia.

Kesepakatan itu pun direalisasi dalam perjanjian yang sangat terkenal bernama Memorial Green Hilton Agreement yang ditanda tangani pada 21 November 1963 antara John F. Kennedy selaku Presiden AS, Bung Karno selaku wakil Bangsa Indonesia dan William Vocher sebagai wakil Swiss yang kelak bertugas untuk mengkondisikannya di United Bank of Switzerland (UBS). Kesepakatan itu memuat bahwa pemilik (the owner) batangan emas yang ada di AS itu adalah bangsa Indonesia atas nama (under name) Mr. Soewarno, Mr. Fatollah dan Mrs Sarinah atas permintaan Bung Karno serta membatalkan owner lainnya yang pernah ada. Paket kesepakatan itu memuat 17 paket emas batangan yang keseluruhannya berjumlah 57 ribu tom emas. Perjanjian tersebut akan berlaku 21 November 1965. Namun sayang, 30 September 1965, tepatnya dua bulan sebelum jatuh tempo berlakunya perjanjian itu, Bung Karno “dikudeta” oleh Soeharto atas dukungan pihak Amerika Serikat dan John F. Kennedy pun terbunuh pada waktu menjelang berlakunya perjanjian Green Hilton Agreement.

Banyak kalangan berpikir dengan jatuhnya kepemimpinan Bung Karno, maka secara otomatis akan membatalkan perjanjian Green Hilton Agreement. Dugaan itu salah, sebab Bung Karno menekan perjanjian bukan atas nama Pemerintahan Indonesia melainkan atas nama bangsa Indonesia alias atas nama rakyat Indonesia. Dan itupulalah yang menyebabkan, bahwa harta tersebut tidak bisa dicairkan oleh Presiden RI berikutnya, ternasuk Megawati Soekarno Putri yang ketika menjadi Presiden RI berfungsi ganda, karena juga anak biologis Bung Karno. Namun semua itu juga tidak bermakna. Artinya, Bung Karno dan Tim UBS memiliki cara dan mekanisme kerja tersendiri sebagai bagian tak terpisahkan dengan penjanjian Green Hilton Agreement.

Perjuangan komunikasi politik Bung Karno ini menciptakan persepsi tersendiri tentang Indonesia. Ialah bahwa Indonesia telah menjadi koleteral dunia. Sebab 57 ribu ton emas tadi telah menjadi jaminan atas penerbitan mata uang dunia yang disebut Dollar Amerika Serikat (USD). Bank-bank papan atas dunia pun terpengaruh oleh persepsi itu. Sehingga ketika krisis dunia tahun 1987, banyak bank besar dunia mencoba untuk mencairkan aset Indonesia dengan cara menerbitkan surat berharga atas nama orang Indonesia yang tidak jelas asal usulnya. Jumlahnya pun fantastis, ada yang bernilai USD 500 juta, ada yang bernilai USD 1 milyar bahkan lebih.

Lalu surat berharga ini mereka jual di pasaran uang internasional. Karena persepsi pasar uang yang sudah terbentuk tersebut, maka beberapa bank besar dunia menyetujui transaksi-transaksi tersebut melalui program private investment yang berpola high yield program atau dikenal dalam masyarakat awan Indonesia dengan nama, rolling program yang keuntungannya menawarkan 200 hingga 600 persen dalam 10 bulan transaksi.

Perspesi inilah kemudian yang menjadikan banyak orang Indonesia yang tidak mengerti sejarah kolateral dunia ini menjadi boneka kalangan fund manager asing yang selalu bolak-balik ke Indonesia untuk mencari orang Indonesia yang bisa dijadikan boneka. Umumnya mereka pilih orang Indonesia yang punya passport tetapi tidak bisa bahasa Inggris dan tidak mengerti dunia perbankkan internasional.

Persoalannya sekarang, keberhasilan persepsi yang dibentuk Bung Karno melalui strategi komunikasi politiknya bisa dimanfaatkan oleh bangsa Indonesia dengan benar apa tidak.

Maret 15, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

perang salib jilid 111

Maret 13, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

jejak zionist di tubuh kaum “SALAFI”

Segala puji hanya untuk Allah semata. Shalawat salam semoga senantiasa tercurah kepada Rasulullah shallallah ‘alaihi wa aalihi wa sallam, para sahabat beliau serta seluruh pengikut beliau.

Saat ini, kamum muslimin di seluruh dunia sedang mengalami cobaan yang sangat berat. Mulai dari pelecehan Masjidil Aqsha, tempat suci ketiga ( Al Haram Ats Tsaslits ) kaum muslimin, pembantaian di kaum muslimin di Palestina, Kashmir, Patani, Mindanao, penjajahan atas Afghanistan, Irak dan masih banyak lagi peristiwa-peristiwa dunia yang menguras air mata kaum muslimin. Dan setelah kita meneliti berbagai peristiwa tersebut, walaupun dengan analisis yang sederhana, kita akan melihat adanya suatu persekongkolan dunia untuk menghancurkan Islam dan kaum Muslimin yang dipimpim oleh Yahudi Israil dan Salib Amerika/ Eropa. Hal ini nampak jelas ketika kita melihat bagaimana Israil di anak emaskan oleh PBB, bagaimana Amerika membela dengan vetonya setiap kali PBB akan menjatuhkan sekedar kritik terhadap Israil, bagaimana Iran di cari-cari kesalahannya dalam soal nuklir, padahal Israil sendiri yang memiliki ratusan hulu ledak nuklir tiada sedikit pun disentuh.

Yang paling jelas adalah pada setiap serangan yang dilakukan oleh Amerika C.s. terhadap negara-negara muslim. Betapa sangat transparannya keinginan mereka untuk menjadikan setiap negara muslim untuk menjadi lemah dan tergantung kepada mereka. Kebencian mereka terhadap Islam dan kaum muslimin sudah sedemikian jelasnya dengan mencari-cari kesalahan pada negara-negara muslim sebagai alasan penyerangan. Seperti pada kasus Afghanistan atau Irak. Atau pada boikot mereka terhadap Hamas yang memenangkan pemilu di Palestina secara demokratis. Atau pada sabotase terhadap kemenangan partai Islam FIS( Front Islamique du Solut ) di Al Jazair pada tahun 1991. Dan nampaknya kebencian dan permusuhan Yahudi Israil dan Salib Amerika/Amerika ini tidak terbatas pada madzhab Islam tertentu. Semua kaum muslimin dari segala madzhab menjadi target mereka. Semua tinggal soal waktu dan giliran saja. Iran dan Hizbullah Lebanon yang Syiah, Afghanistan, Kashmir, Moro dan Cechnya yang Sunni, semuanya menjadi target kebencian dan permusuhan Salib Amerika/Eropa dan Yahudi Israil.

Di tengah berbagai bencana seperti ini, Allah masih menyalakan izzah (harga diri ) kaum muslimin. Di mana-mana kaum muslimin bekerja sama menyongsong tantangan kafir ini dengan ukhuwwaah yang kokoh. Hamas yang Sunni bekerja sama dengan Hizbullah yang Syiah melawan Israel. Bahkan dalam peristiwa tukar menukar tawanan antara Hizbullah dan Israil, pihak Hizbullah lebih mendahulukan pembebasan tawanan Palestina yang Sunni dari pada tawanan sesama Hizbullah. Bahkan ketika pemerintahan Hamas mendapat embargo ekonomi dari dunia barat, hanya Iran lah yang membuka tangan untuk mengucurkan dana kepada pemerintahan ini.

Keanehan kaum “ salafi “

Di tengah berbagai kesulitan ini, ada dua kelompok yang mengaku Islam, namun sangat aneh sikap politiknya. Yang pertama adalah mereka yang menamakan dirinya kaum Islam Liberal. Aktifitas mereka ini sudah banyak dikenal oleh kaum muslimin. Inti dari gerakan ini adalah tasykiikul aqiidah ( menimbulkan keraguan dalam akidah ) dan istighrabiyyah ( Westernisasi atau pembaratan ) yang dikemas dalam balutan Islam. Dan pada akhirnya gerakan ini bertujuan untuk mengukuhkan cengkeraman kaum salib di dunia Islam

Yang kedua adalah kelompok “ salafi “. Sengaja nama kelompok ini kami beri tanda petik untuk menunjukkan bahwa mereka ini berbeda dengan salafi yang sejati di mana para Imam Salaf seperti Asy Syafi’i, Abu Hanifah, Ahmad bin Hanbal atau Ibnu Sirin menjadi panutan. Kelompok “Salafi” ini biasanya menisbatkan dirinya kepada para “Ulama” Saudi Arabia terutama yang bergabung dalam Hai’ah Kibaril Ulamaa’ ( Lembaga Ulama’ Agung/semacam MUI-nya Saudi ). Seperti Abdullah bin Baz, Ibnu Shalih Al Utsaimin, Fauzan, Nasiruddin Albani, Abdullah bin Jibrin dan lain-lain. Mereka ini kelihatannya sangat getol membela Islam dan Sunnah. Bahkan sering kali mereka mengklaim diri mereka sebagai satu-satunya Thaifah Manshurah ( kelompok yang selamat ). Sementara secara profokatif kelompok salafi gadungan ini sering kali memberi nama kelompok-kelompok lain di luar mereka dengan sebutan-sebutan yang tidak bersahabat atau bahkan tak segan-segan bernuansa pelecehan. Seperti ahlul ahwaa’, ahlul bid’ah, ahlusy syirk, hizbiyyah dan lain-lain.

Padahal, ketika seseorang meneliti dengan cermat alur gerakan mereka, akan tampak dengan jelas hal-hal berikut ini yang, mau tidak mau, kita mempertanyakan,” Jangan-jangan mereka ini agen-agen Zionis. Atau setidaknya menjadi alat Zionis ?!”.

Pertama adalah kita semua tahu bahwa Amerika adalah kakak kembar dari Israil. Tujuan Amerika sama persis dengan Israil. Bahkan Israil dan Amerika pada dasarnya adalah dua tubuh yang memiliki hati yang satu. Sehingga jika kita mengatakan bahwa “ kesalahan Amerika adalah kesalahan Israil dan kesalahan Israil adalah kesalahan Amerika”, maka pernyataan tersebut benar 100%. Penodaan atas Masjidil Aqsha dan pembantaian rakyat Palestina dan Lebanon walaupun secara fisik dilakukan oleh Israil, namun pada dasarnya dilakukan oleh Amerika. Karena Amerika memberikan dukungan total kepada Israil dalam masalah ini, baik secara politis, militer amupun ekonomi. Sebaliknya, pendudukan Afghanistan dan Irak walaupun secara fisik dilakukan oleh Amerika, namun pada dasarnya dilakukan oleh Israil. Sebab Israil juga memberikan dukungan total kepada kepada Amerika dalam masalah ini, baik secara politis, militer maupun ekonomi.

Nah, Amerika yang sedemikian busuknya ini diundang oleh pemerintah Saudi Arabia dengan persetujuan Hai’ah Kibaril Ulamaa’ untuk bersama-sama “ mengawal “ Haramain ( Makkah dan Madinah ). Bukan untuk waktu sementara. Namun untuk waktu yang tidak terbatas. Dengan sikap tersebut, mereka ( Para penguasa saudi dan khususnya anggota hai’ah ) berarti telah membuat suatu bid’ah. Bukankah Rasulullah Shallallah ‘alayhi wa aalihi wa ashhaabihi wasallam bersabda,

“Sungguh aku hendak mengeluarkan kaum Yahudi dan Nasrani dari jazirah Arab” ( H.R. Muslim).

Memang, terdapat perbedaan pendapat dikalangan ulama’ dalam meminta bantuan terhadap orang kafir. Namun perbedaan pendapat itu berlaku untuk daerah luar Jazirah

Arab. Dengan hadist ini, sungguh, mengundang kekuatan kafir di Jazirah Arab menjadi suatu perbuatan bid’ah. Dan sikap inilah yang dipegang oleh para Khalifah, mulai masa Khulafa’ Ar Rasyiduun, Bani Umayyah, Bani Abbasiyyah hingga Bani Utsman. Hingga jika kita membuka lembaran-lembaran sejarah, kita tidak akan menemukan sebuah informasi pun yang menunjukkan bahwa Khalifah dari suatu era, sedzalim apapun Khalifah itu, mengundang kekuatan Salib/Yahudi di Jazirah Arab. Anehnya, hai’ah kibaril ulama’ sebagai guru dari kaum “ salafi “ seluruh dunia memberikan dukungan keluarga Bani Saud dalam masalah ini.

Keputusan mengundang kekuatan Amerika di Jazirah Arab tersebut bukan hanya membawa kaum “salafi” kepada bid’ah dholalalah. Bahkan dengan keputusan tersebut, kita pantas meragukan kualitas keimanan mereka. Bukankah allah telah berfirman:

‘” Tidaklah kaum mukminin mengambil orang-orang kafir sebagai awliyaa’ ( penolong/teman dekat ) selain dari orang-orang beriman ( Q.S. Ali Imraan : 29 ).

Ayat ini jelas menunjukkan bahwa diantara sifat orang beriman adalah tidak mengambil orang kafir sebagai wali ( penolong/teman dekat ). Masih banyak ayat lain yang melarang kaum beriman untuk berwala’ ( minta pertolongan ) kepada kaum kafir khususnya Yahudi dan Nasrani. Dan semuanya dikaitkan dengan keimanan. Karena itu, sudah tentu kualitas tauhid para penggede kaum “ salafi “ yang mengizinkan berpangkalnya 10.000 pasukan Amerika/Israil di Jazirah Arab pantas untuk diragukan.

Mengapa mereka tidak mengundang TNI atau Tentara Diraja Malaysia, atau tentara Mesir atau tentara Iran ? Atau mereka bisa membentuk Aliansi Tentara Negara-Negara Islam misalnya.

Okelah, misalnya mereka berargumen bahwa seluruh kaum musliin di dunia ini sesat dan ahli bid’ah kecuali pegikut “ salafi “. Namun bukankah bid’ah masih muslim. Sementara Amerika Cs. Bukan hanya kafir, namun juga jelas-jelas memusuji Islam dan kum muslimin dalam setiap tindakannya. Mengapa kaum “ salafi “ menutup mata terhadap dukungan total Amerika terhadap segala kejahatan Israel dan penodaannya terhadap masjidil Aqsha ?! Pantaskah Amerika yang seperti ini dipercaya untuk mengawal Jazirah Arab ?! Wallahi, ini benar-abenar suatu keanehan. Lagi pula, bukankah selama ini limpahan uang mengalir deras ke Saudi. Terutama dari sektor tambang, dan ziarah keagamaan ( haji dan Umrah ). Menjadi pertanyaan kita adalah mengapa hai’ah membiarkan pemerintah Saudi menjadi negara yang selalu bergantung dengan Amerika dalam bidang militer. Padahal Iran dengan dana yang jauh lebih rendah dari Saudi mampu menjadi negara yang perkasa dan mandiri. Dan ironisnya, ternyata dari sekian banyak senjata Saudi dari Ameika ini, tidak satu peluru pun yang jatuh di Palestina dalam rangka pembebasan Al Aqsha. Sebaliknya, justru rudal-rudal, kapal induk dan pesawat tempur Amerika yang meluncur dari Saudi melumatkan Iraq dan Afghanistan.

Lebih aneh lagi, mereka dengan tidak malu mengaku sebagai kaum tauhid sejati dan menuduh Iran serta Hizbullah yang berani menentang Thaghut Amerika sebagai Musyrik. Padahal jelas sekali, kaum “salafi “ lebih bertawakkal kepada Amerika. Sementara Iran dan Hizbullah berani menentang Amerika dan Israil karena mereka bertawakkal kepada Allah. Bukan berarti saya setuju dengan madzhab Syi’ah. Namun dalam masalah doktrin pertahanan, Afghanistan ( Taliban ), Iran dan Hizbullah jauh lebih mencerminkan sikap seorang mukmin dari pada para anggota Hai’ah Kibaril Ulamaa’ yang menseponsori diundangnya tentara Salib Amerika di jazirah Arab.

Kedua, ketika intifadhah Palestina meletus, sebuah saat rakyat Palestina dibantai oleh anjing-anjing Yahudi, dedengkot kaum “salafi “ Nashiruddin Albani bukannya berfatwa agar Kerajaan Saudi mengerahkan pasukan tempur ke Palestina membantu kaum muslimin di sana.Atau paling tidak menembakkan satu saja peluru senapan ke Palestina sebagai bentuk solidaritas Islam bagi kaum muslimin Sunni Palestina. Atau paling tidak membentuk aliansi kekuatan Islam sebagaimana kekuatan Salib bergabung dalam NATO pimpinan Amerika. Atau memfatwakan penggalangan bantuan kepada Palestina, baik berupa bantuan persenjataan, ekonomi maupun diplomasi. Al Bani justru menfatwakan suatu hal yang teramat sangat ganjil ( kalau bukan dikatakan bodoh ) yaitu agar kaum muslimin Palestina meninggalkan Tanah Airnya. Fatwa ini sama saja dengan memerintahkan kepada kaum muslimin Palestina untuk menyerahkan Masjidil Aqsha kepada Yahudi secara gratis. Padahal Yerusalem direbut pada masa Khalifah Umar dengan pengorbanan ribuan Sahabat Nabi. Pada masa Sholahuddin, seorang Sultan perkasa dari Bani Ayub, Yerusalem direbut dari tangan kaum Salib juga dengan pengorbanan ribuan mujahid Islam dari berbagai bangsa. Ketika Sultan Abdul Hamid II, Khalifah dunia Islam dari Bani Utsmani dirayu oleh Yahudi agar menyerahkan Yerusalem kepada Yahudi denga imbalan uang. Namun dengan tegas beliau menolak permintaan tersebut. Bukan hanya itu. Sultan Sufi anggota Tarekat Syadziliyah ini malah meludahi wajah utusan Yahudi tersebut. Sementara Sementara Nasirudin Albani menghimbau kepada rakyat Palestina untuk menyerahkan Masjidil Aqsha secara gratis kepada Israil Yahudi. Apakah ini bukan suatu keanehan ?!

Ketiga, sekitar bulan Juni 2006 lalu, Israil menyerang Palestina secara membabi buta akibat salah seorang pasukannya tertangkap saat merazia Palestina. Dalam serangan ini, rumah-rumah rakyat dan gedung-gedung pemerintah dihancurkan. Anak-anak, wanita dan masyarakat tak berdosa banyak menjadi korban pembantaian. Sungguh menydihkan kondisi saat itu. Dalam situasi yang seperti ini, hai’ah kibaril Ulama’ tidak memberikan respon sama sekali. Bahkan pemerintah Saudi malah menyalahkan pemerintah Palestina. Padahal seluruh dunia Islam saat itu, bahkan termasuk juga negara-negara non Muslim mengecam aksi Israil ini.

Kemudian, kaum muslimin Lebanon baik Syiah ( Hizbullah ) maupun Sunni Libanon maju membantu bangsa Palestina. Hingga kemudian berkobarlah perang Lebanon yang mempermalukan militer Israil. Nah, dalam perang Lebanon ini, hai’ah bukannya berfatwa kepada dunia Islam untuk membantu korban perang Libanon. Mereka bahkan mengharamkan membantu kaum muslimin Lebanon. Padahal yang berperang melawan Israil bukan hanya kaum Syiah. Namun juga kaum Sunni. Bahkan Hizbullah yang Syiah menyerang Israil karena membantu warga Palestina yang Sunni.

Sikap aneh seperti ini juga dilakukan hai’ah saat Amerika menyerang Afghanistan pada tahun 2001. Saat itu, seluruh kekuatan kafir dari berbagai negara, agama dan madzhab bersatu padu menyerang Pemerintah Islam Taliban. Hampir seluruh negara Islam, termasuk Indonesia mengecam derangan ini. Dalam situasi seperti ini, hai’ah justru berfatwa agar Pemerintah saudi memutuskan hubungan dengan Afghanistan ( Tanggal 29 September 2001 ). Bukan hanya itu. Mereka juga menyediakan Jazirah Arab sebagai pangkalan serangan Amerika tersebut. Apakah salah Taliban terhadap Saudi ? Apakah keuntungan Islam dan kaum muslimin jika Afghanistan dikuasai oleh Amerika ? Yaa Allah, siapa sebenarnya dibalik gerakan “ salafi “ ini ?!

Keempat, selama sekian ratus tahun gerakan politik Saudi selalu tidak peka terhadap gerakan Khilafah. Pada tahun 1902, di masa Khalifah Abdul Hamid II ( 1293-1328 H. ), kaum “salafi” dibawah pimpinan Abdul Azis bin Saud dengan bantuan Ingris merebut kota Riyadh dan membunuh wakil Khalifah di sana. Padahal saat itu Khalifah Abdul Hamid sedang gencar-gencarnya menggelorakan Pan Islam ( persatuan Islam ) dengan mengirimkan dai-dai ke seluruh dunia Islam. Sepeninggal wafatnya Raja Faishal rahimahullah ( semoga Allah merrahmatinya ), sikap politik pemerintah Saudi dengan rekomendasi hai’ah selalu selaras dengan Amerika dan secara tidak langsung juga selaras dengan Israil. Sebagai contoh, ketika Amerika menentang serangan Soviet di Afghanistan, maka pemerintah Saudi pun turut membantu Jihad di Afghanistan. Hai’ah pun berfatwa mendukung Jihad ini. Namun ketika Amerika berniat hendak menggulingkan Taliban, hai’ah beserta Pemerintah Saudi pun ikut mengekor dengan membantu serangan Amerika tersebut.

Penutup

Saat ini di Amerika sedang heboh dengan beredarnya sebuah buku yag berjudul “ A Plan To Divid and Destroy The Theology ( Rencana untuk memecah belah dan merusak agama/Islam ) “. Buku ini ditulis oleh seorang agen CIA bagian seksi Kontra Syiah bernama Michael Brant. Ia dipecat karena terlibat korupsi di CIA. Dalam buku tersebut, ia memaparkan bahwa Amerika menggelontorkan anggaran sekitar 900 juta Dollar dalam rangka memecah belah antara muslim Sunni dan Muslim Syiah serta menimbulkan konflik internal antara keduanya. Bahkan juga dalam internal Sunni maupun Syiah.

Sebenarnya jika kita meninjau dari sisi periwayatan hadist, informasi tersebut tidak bisa diterima. Namun jika kita melihat berbagai keputusan pemerintah Saudi selama ini serta mencermati fatwa para dedengkot “ salafi “ selama ini dalam hal-hal yang berkaitan dengan Amerika maupun Israil, maka ada keselarasan dengan berbagai informasi dalam buku tersebut. Karena itu, kita pantas bertanya, jangan-jangan gerakan “ salafi” menjadi kaki tangan zionisme. Atau paling tidak dimanfaatkan oleh zionisme.

Hal ini tampak pada kasus Iraq saat ini. Pada mulanya, kaum Sunni dan Syiah bahu membahu dalam menghadapi penjajah Amerika. Foto-foto Muqtadha ash Shadr sangat mudah ditemui di kawasan sunni, seperti Fallujah, Anbar dan lain-lain. Sebaliknya juga, foto-foto Syaikh Yasin juga sangat mudah ditemui di kawasan Syiah, seperti Sadr City. Hingga kemudian muncul fatwa dari Abdullah bin Jibrin yang menganjurkan meledakkan makam Imam-Imam Syiah. Bin Jabrin adalah ulama “Salafi” nomor dua setelah Abdurrahman al-Barrak. Sebelum ini ia termasuk anggota Dewan Fatwa negara Arab Saudi. Tahun lalu ia mengeluarkan fatwa agar seluruh tempat-tempat suci orang-orang Syiah dihancurkan. Menurutnya, “Jangan biarkan bangunan-bangunan yang kelihatannya indah dianggap sebagai bagian dari Islam. Karena sekalipun bangunan-bangunan ini berada di negara-negara Islam, namun syariat tidak menerimanya. Islam memerintahkan untuk menghancurkan bangunan-bangunan seperti itu” ( Swara Muslim, 14 Juni 2007 ).

Fatwa ini kemudian disusul dengan berbagai aksi nekat kelompok “ salafi” yang meledakkan bom di berbagai kawasan sipil muslim Syiah. Pada tanggal 22 Pebruari 2006, 20 orang teroris memaksa masuk Makam Imam Hasan Askari dan Imam Hadi, dua orang Imam Syiah. Mereka membawa 215 kg bahan peledak dan akhirnya meledakkan dharih kuburan Imam dan membuat kubahnya rusak berat. Seluruh kaum muslimin tersentak atas perbuatan biadab itu.

Kemudian, pada hari Rabu tanggal 13 Juni 2007, anggota kelompok “ salafi “ kembali memaksa masuk ke sirdab, salah satu tempat suci Syiah. Anggota kelompok “ salafi “ ini telah memasuki sirdab sejak jam 3 pagi. Setelah membunuh penjaga sirdab, mereka mulai menempatkan bom di kedua menara Sirdab. Pertama mereka meratakan dengan tanah menara di samping kiri dan lima menit kemudian meledakkan menara sebelah kanan sehingga tinggal setengahnya. Begitu juga atap Sirdab rata dengan tanah. Namun, kali ini tidak ada korban jiwa dari peziarah karena sejak peledakan pertama para peziarah telah dilarang memasuki makam Imam Hasan Askari dan Ali al-Hadi. Akibat dari aksi kaum “salafi” ini, meledaklah perang segi tiga antara Amerika Vs. Sunni, Amerika Vs. Syiah dan Sunni Vs. Syiah. Sudah tentu, dengan konflok segi tiga ini, potensi kaum muslimin menjadi semakin melemah dan sebaliknya semakin mengokohkan kedudukan Amerika. Yang menjadi pertanyaan adalah mengapa ulama’ salafi tidak pernah menfatwakan untuk membongkar dan meledakkan fasilitas Amerika di Saudi dan membunuh tentara Amerika di Saudi ? Padahal tangan-tangan mereka berlumuran darah kaum muslim Sunni di Afghanistan dan Iraq.

Karena itulah, kepada mereka yang selama ini terbuai dengan gerakan “salafi’, hati-hati dengan mereka. Bukalah diri anda terhadap informasi dari semua kaum muslimin. Kemudian baru anda memutuskan untuk menilai sesuatu itu bid’ah atau sunnah. Jangan-jangan, selama ini anda melihat seluruh kaum muslimin kecuali golongan anda sebagai ahli bid’ah karena keterbatasan anda dalam mengetahui dan memahami suatu hadist.

Satu hal lagi yang perlu direnungkan oleh kaum “salafi”. Suatu saat Rasulullah shallallah ‘alayhi wa aalihi wasallam bersabda,” Sungguh kalian nanti akan memerangi jazirah Arab, kemudian Persia, kemudian Rum kemudian Dajjal “ ( H.R. Muslim/Shohih). Menurut saya, hadist ini tidak berkenaan dengan sahabat Nabi. Sebab di akhir hadist disebutkan adanya Dajjal yang akan muncul di akhir zaman. Tentunya mustahil jika para sahabat Nabi akan bertemu atau berperang dengan Dajjal. Hadist ini walaupun sebagian berkenaan dengan Nabi Isa yang akan turun memerangi Dajjal di Syam, namun bagian awal hadist ini mengisyaratkan tentang kegiatan awal dari da’wah Muhammad bin Abdillah Al Mahdi ( Imam Mahdi ) alayhis salaam. Mayoritas ulama’ salaf dan Sunni meyakini Imam kaum muslimin di akhir zaman ini karena riwayat mengenai Al Mahdi ini bersandar pada hadist-hadist shahih.

Yang menarik lagi dalam hadist tersebut adalah bahwa pertama kali yang akan diperangi oleh Imam Mahdi adalah para penguasa Jazirah Arab. Tentunya juga termasuk di dalamnya adalah para Ulama’ pendukung penguasa tersebut. Dan jika kita sepakat bahwa saat ini kita hidup di ujung kiamat ( menjelang kiamat ) maka tidak ragu lagi, bahwa jazirah Arab saat diperangi oleh Imam Mahdi dikuasai Kerajaan Saudi saat ini. Dan sudah tentu, hai’ah kibaril ulama’ yang saat ini menjadi bagian terpenting Kerajaan Saudi serta menjadi kiblat kaum “salafi “ di seluruh dunia akan menjadi musuh pertama Imam Mahdi ‘alayhis salaam. Mungkin karena itulah, saat ini ketika di berbagai belahan dunia Islam seperti Mesir, Syiria, Yaman atau Indonesia beredar dengan sangat luas buku tentang Imam Mahdi ‘alayhis salaam serta masa kedatangannya yang semakin dekat yang dikarang oleh berbagai Ulama’. Justru di Saudi anda tidak akan menjumpai buku tersebut. Apalagi adanya Ulama’ “ Salafi” yang mengarang tentang Imam Mahdi ‘alayhis salaam. Mengapa mereka seolah takut mebahas masalah Imam Mahdi ‘alayhis salaam?! Saudaraku…timbanglah posisi anda kembali saat ini. Semoga Allah memberi petunjuk kepada kita semua. Amien. Shalawat salam semoga terlimpah ke haribaan Rasulullah shallallah ‘alayhi wa aalihi wa sallam. Segala puji hanyalah untuk Allah semata.

* Penulis adalah staf pengajar Pon. Pes.“ Maftahul Uluum “ Jatinom.blitar

Maret 12, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

buku membongkar kebohongan 11/9

Februari 24, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar

mana jendral janjimu

Jenderal?

Rabu, 24/02/2010 15:24 WIB | email | print | share

Selama dua minggu terakhir, sebanyak 15.000 tentara NATO dan pasukan Amerika telah melakukan operasi militer di Marjah, atau tepatnya di distrik Nad Ali. Sejumlah jet pembom termasuk drones (pesawat siluman tanpa awak kapal) dan 60 helikopter tempur mengambil bagian dalam operasi itu.

Selain itu, tank dengan nama Abraham dan Shifton, yang beratnya sekitar 65 ton juga maju. Tetapi meskipun dengan persiapan seperti itu, sejujurnya, pasukan asing itu belum mampu membuat kemajuan apa pun terhadap sekelompok kecil Mujahidin yang tidak lebih dari 1000 orang-orang bersenjata sederhana.

Para sniper (penembak gelap) bertebaran di mana-mana. Sekadar informasi yang tidak didapatkan di media-media Barat, para Mujahidin telah meledakkan 53 tank; menembak jatuh dua drones tak berawak dan satu helikopter, dan menewaskan puluhan tentara asing.

Dua minggu lalu, Jenderal Stanley McChrystal, komandan pasukan Amerika di Afghanistan, menyombongkan diri dan menyatakan bahwa ia akan segera mengambil Marjah dari Mujahidin. Tapi hari ini ia mengakui bahwa AS menghadapi perlawanan yang gila, yang tidak ia bayangkan sebelumnya.

McChrystal sebelum operasi mengumumkan tentang Marjah, bahwa Taliban akan melarikan diri atau meletakkan senjata, tetapi pada kenyataannya ia harus mengakui bahwa pasukan AS dan NATO sekarang menghadapi perlawanan yang luar biasa sulit dan bertentangan dengan perkiraan mereka semula.

Demikian pula, setidaknya pasukan asing dua kali musuh mencoba pasukan terjun payung di belakang garis pertempuran Mujahidin, namun yang ada mereka segera mengepungnya, pasukan asing buru-buru meninggalkan daerah itu. Mayor Jenderal Nick Carter, komandan pasukan NATO di Helmand mengatakan butuh waktu tiga bulan untuk menyimpulkan apakah operasi itu sukses atau tidak.

Ini adalah kata-kata yang selalu diucapkan oleh pasukan asing di Afghanistan. Ada ribuan kota di Afghanistan seperti Marjah di samping sekitar 385 distrik atau kabupaten di negara ini.

Melihat bahwa mereka tidak mampu mengambil wilayah kecil seperti Marjah dalam dua minggu, jadi ironisnya, berapa banyak dekade dan bagaimana kekuatan besar mereka akan mengambil seluruh Afghanistan.

Akan lebih baik bagi para penguasa Gedung Putih untuk segera mengakhiri petualangan gagal ini di Afghanistan. Semua penjarah bumi Afghanistan, dimulai dengan Alexander Agung sampai saat bekas Uni Soviet telah terbukti gagal. Dan Obama tampaknya hanya akan memperpanjang hari dan malam dari kegagalan dan aib.

Demikian pula, Obama harus berhenti beralih ke strategi lain karena perlawanan Mujahidin kini telah berevolusi menjadi sebuah fase yang matang. Lilin ini tidak dapat dipadamkan hanya dengan meniup. Kafilah Mujahidin dan para pejuang pasti akan segera mencapai tujuan, cepat atau lambat

Februari 24, 2010 Posted by | Uncategorized | Tinggalkan komentar